SMPN 4 Paringin

SMP Negeri 4 Paringin Luncurkan Program Inovatif “BISA-Qu” untuk Penguatan Karakter dan Literasi Siswa

Bagikan :
WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn

Paringin, April 2024 — SMP Negeri 4 Paringin resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “BISA-Qu” (Berkah Istighfar, Shalawat, Baca Buku, Al-Kitab dan Al-Qur’an) sebagai langkah nyata dalam memperkuat karakter religius, budaya literasi, serta menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan berakhlak mulia.

Program yang digagas oleh Murjiah, S.Pd.I., M.Pd ini merupakan inovasi pelayanan publik non-digital yang telah melalui tahap uji coba sejak Desember 2023 dan resmi diimplementasikan pada Januari 2024. BISA-Qu menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.

Kepala SMP Negeri 4 Paringin, Murjiah, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan bahwa inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap menurunnya minat baca dan ketahanan karakter siswa pascapandemi.

“Melalui BISA-Qu, kami ingin menumbuhkan semangat literasi sekaligus menguatkan nilai-nilai religius dan toleransi serta moderasi beragama. Setiap pagi, siswa dibiasakan membaca istighfar, shalawat, serta membaca kitab suci sesuai agama masing-masing serta buku yang diminati siswa sebelum pembelajaran dimulai,” ujar Murjiah selaku kepala SMPN 4 Paringin.

Program BISA-Qu diterapkan secara rutin setiap hari:

  • Senin: pembacaan jurnal literasi siswa hasil bacaan pekan sebelumnya,
  • Selasa–Kamis: kegiatan istighfar, shalawat, muraja’ah surah-surah pendek, dan membaca buku,
  • Jumat: pembacaan surah Yasin, istighfar, dan shalawat Nariyah bersama seluruh warga sekolah.

Menariknya, kegiatan ini melibatkan semua unsur sekolah mulai dari guru, tenaga kependidikan, dan siswa dari berbagai agama. Siswa non-muslim membaca kitab suci masing-masing, sehingga tercipta suasana belajar yang religius, inklusif, dan toleran serta moderasi beragama.

Sejak diterapkannya BISA-Qu, sekolah mencatat peningkatan signifikan pada minat baca siswa, kedisiplinan, dan ketenangan belajar di kelas. Bahkan, data menunjukkan tidak ada lagi siswa yang tidak bisa membaca atau mengaji. Lulusan SMPN 4 Paringin kini minimal telah hafal surah-surah pendek dari Ad-Dhuha hingga An-Nass.

Program ini juga mendukung visi pemerintah dalam penguatan profil pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. Selain itu, BISA-Qu sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden RI poin ke-4 dan ke-8, yang menekankan penguatan sumber daya manusia serta kehidupan beragama yang toleran.

Murjiah berharap inovasi ini tidak hanya menjadi ciri khas SMP Negeri 4 Paringin, tetapi juga dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di Kabupaten Balangan.

“Kami ingin BISA-Qu menjadi gerakan bersama untuk membentuk generasi berkarakter, cerdas, dan cinta ilmu. Karena literasi dan spiritualitas harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Dengan semangat gotong royong seluruh warga sekolah, BISA-Qu kini menjadi ikon baru pendidikan karakter SMP Negeri 4 Paringin, sekaligus contoh nyata bahwa inovasi sederhana bisa membawa dampak besar bagi mutu pendidikan dan kehidupan beragama siswa.

Berita Terbaru

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *